Kalo ngomongin masa depan, rasanya kayak ngomongin negeri Arab, atau jangan jauh-jauh, ngomongin Karawang deh. Gue nggak tau seluk beluknya sampai detail, masih menerawang dan banyak yang nggak taunya. Hanya sebagian tempat yang gue ketahui, dan itupun karena sering gue kunjungi. Secara gue lahir disana, minum airnya, menginjak tanahnya, masa iya gue nggak tau.
Ngomongin masa depan juga kayak menyudutkan diri sendiri. Karena masa depan itu tergantung masa kini, dan masa kini tergantung masa lalu. Jadi semua hal yang kita lakukan kapanpun dimana pun ya tergantung kita mengerjakannya hari ini, sungguh-sungguh atau tidak? Lo hari ini, ketika sulit, mungkin karena ketidak seriusan lo di masa lalu. Ibarat kata, apa yang lo tanam, ya itu lah yang akan lo tuai.
Ngomongin lagi masa depan, adalah hal yang benar-benar menakutkan. Karena katanya masa depan itu misteri. Di dalam benak gue, misteri itu ya menakutkan. Kenapa? Karena yang menakutkan itu gelap, tidak diketahui alias remang-remang. Siapapun tidak akan menyangka nasibnya akan seperti apa nanti. Tapi, hidup itu cuma sekali, jadi nikmati saja. Kuncinya hanya satu, sungguh-sungguh.
Lalu, bagaimana masa depan saya?
Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Penyayang, Allah SWT. Engkaulah pelita dalam setiap langkah, firman-Mu adalah petunjuk dalam setiap langkah. Gue punya Tuhan, dan gue percaya Tuhan punya rencana yang indah untuk gue, tanpa gue harus khawatir akan seperti apa masa depan gue nanti.
Dan, pada akhirnya. Masa depan tetaplah ada di tangan gue dan kalian semua. Kalo kata seseorang "Jangan pernah takut, ikutin aja apa kata hati lo. Lo akan tahu batas kemampuan lo segimana."
:D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar